Catatan ini kubuat untuk kenangan dihari tua ku nanti.
ini cerita dimana aku yang selalu bermimpi tentang kuliah, aku tak menyangka kalau sekarang aku sudah berada di bangku kuliah, ini bagaikan sebuah mimpi yang tiba-tiba datang dalam tidur nyenyak ku di malam hari.
Sewaktu SMA aku selalu berfikir tentang bagaimana nasibku nanti sesudah aku lulus kuliah, apakah aku akan langsung kerja, atau aku menjadi remaja yang penganguran, dan akan membebani orang tuaku lebih lama lagi. Setiap hari aku selalu merenung tentang nasib ku nanti.
Oh iya, aku hampir lupa, aku belum memperkenalkan diri, perkenalkan nama ku titin, aku lahir di, desa sengawang, tanggal 1 september 1998, aku laki-laki, nama ku saja seperti perempuan 😄😄😄😄😄 aku memiliki hobi bernyanyi, menonton, dan juga bermasak, waktu SMP aku bercita-cita menjadi seorang pramugara atau ngak menjadi seorang pegawai BANK tapi sekarang aku malah masuk kuliah, di jurusan TEKNIK ELEKTRO. Prodi TEKNIK INFORMATIKA, POLITEKNIK NEGERI PONTIANAK. Ya gitulah, kita tidak tau apa yang ALLAH rencanakan untuk kita, tapi sesungguhnya rencana ALLAH jauh lebih indah dari apa yang kita pikirkan.
Ok mungkin itu saja perkenalan dari ku, jadi aku ingin melanjutkan cerita ku.
Tidak terasa waktu SMA itu sangatlah cepat, rasanya baru kemarin aku masuk SMA tapi sekarang aku sudah selesai Ujian Nasional, aku selalu berpikir bagaimana aku bisa kuliah dengan kondisi ekonomi orang tua ku yang pas-pasan, aku juga ngak mau menjadi bebean untuk mereka hanya karna aku ngotot ingin kuliah, sebenarnya waktu itu kakak kelas Sebenarnya
sebelum kami ujian sekolah, kakak kelas kami yang sudah lulus dan kuliah di
UNTAN dan POLNEP, mereka bersosialisasi tentang bagaimana caranya kuliah gratis
yaitu lewat beasiswa bidikmisi, seketika perasaan ku sangat-sangat senang, tapi
aku sadar aku bukan anak yang cerdas, di kelas aku tidak pernah masuk dalam
jajaran 10 besar, mungkin karena keinginan ku yang kuat aku mencoba untuk
memasuki jalur apa pun yang ada di universitas yang ditawarkan, waktu itu aku
ingat, saat hari pertama pembukaan pendaftaran lewat jalur SNMPTN semua teman
sekelasku antusias menyambutnya, kadang aku tertawa sendiri melihat ekspresi
kawan ku yang seketika raut wajahnya berubah menjadi sangat muram, bukan karena
aku tega ya heehee,.. Cuma lucu aja melihatnya abis antusias, lalu berubah jadi
muram,..
Saat itu
aku sama sekali membuka situs yang diberikan oleh guru kami, karena aku yakin
aku juga bakal kecewa seperti teman-temanku yang lain, aku berpikir yang 5
besar aja ngak lulus apa lagi aku yang berada dijajaran 20, lalu ada kawan ku
yang menyuruh aku untuk membuka situs itu, akupun memberanikan diri untuk
membukanya, dan alhamdullilah tulisan yang ada di layar hp ku tidak menunjukan
“ANDA TIDAK LAYAK UNTUK MENDAFTAR SNMPTN” rasanya kayak mimpi aja gitu, karna
yang lulus di SNMPTN rata-rata yang masuk jajaran 10 besar sedangkan aku berada
di jajaran 20, tapi aku tidak terlalu memikirkan tentang itu, aku langsung
mengisi dan mengumpulkan data-data yang menjadi syarat untuk masuk di SNMPTN,
tapi sayangnya jalan untuk menuju keinginan yang kita inginkan tidak selalu
berjalan lurus, mungkin ini cara ALLAH untuk menguji keimanan hambanya, saat
itu salah satu syaratnya adalah mengumpulkan kartu keluarga, sedangkan dikartu
keluarga ku nama tidak tercantum, sebenarnya aku sudah memperbaikinya dari 3
tahun yang lalu tapi sampai aku 3 SMA belum juga jadi. Setelah beberapa hari
mengurusnya aku pun pasrah dengan keadaanku, aku berpikir lagi mungkin memang
bukan rejekiku untuk kuliah, tapi aku tetap mengisi data onlinenya.
Setelah mengisi
di SNMPTN, aku melanjutkan mengisi online di bidikmisi polnep, aku kira setelah
mengisi online tidak lagi mengumpulkan berkas, ternyata tidak sesuai yang
dipikirkan hehehe, namanya juga mau kuliah ya pasti lah membutuhkan data untuk
itu. Rencana nya mau mengumpulkan berkas setelah kk kami jadi, karena waktunya
juga agak lama, tapi hari ini pengantaran berkas besoknya kk kami baru jadi.
Memeng kalau di lihat-lihat cobaan yang ku hadapi ingin masuk kuliah itu tiada
habisnya, namanya juga usaha ya hehehe,.. setiap hari aku berdoa, agar ada
keajaiban untuk ku, memang ALLAH itu maha pendengar dan maha adil, doa ku pun
terjawab,…
Siang itu
aku di telpon oleh salah satu dosen yang ada di polnep aku tidak tau kalau itu
adalah dosen dan aku menjawab telpon tersebut, aku sangat terkejut saat menjawab telpon tersebut, kerna aku yang tidak mengumpulkan berkas tapi aku yang ditelpon nya,.
ya gitu lah sekiranya, kami disuruh berkumpul disekolah lalu pak dosen tersebut datang visitasi kerumah kami, ada 3 rumah yang di datanginya, sebenarnya kami yang lulus saat itu berenam tapi yang datang pertama hanya 3 orang.
Setelah visitasi selesai, berselang kurang lebih dua minggu, kami pun di sms untuk tes kesehatan.
Akhirnya inilah takdir sekarang saya sudah menginjakan kaki di dunia perkuliahan.
Allhamdullilah, inilah sedikit dokumentasi kegiatan yang saya ambil waktu kegiatan.
IKMADIKSI BAGAIMANA MEMENEJEMEN WAKTU
Expo polnep 2017
Pendikar jurusan teknik elektro
Setelah visitasi selesai, berselang kurang lebih dua minggu, kami pun di sms untuk tes kesehatan.
Akhirnya inilah takdir sekarang saya sudah menginjakan kaki di dunia perkuliahan.
Allhamdullilah, inilah sedikit dokumentasi kegiatan yang saya ambil waktu kegiatan.
IKMADIKSI BAGAIMANA MEMENEJEMEN WAKTU
Mungkin hanya itu si yang dapat ku ceritakan sebenarnya jika kalau mau diceritakan sampai habis mungin sangat-sangat panjang heehee...
TERIMA KASIH YANG MAU MEMBACA CERITA KU.
SEE YOU.




































